PUSAT PRODUK
Papua Nugini Penarik Kereta Berat ZD
Kategori:
Deskripsi Produk
1. Pendahuluan
1.1 tujuan
Penarik kereta berat merupakan peralatan pengerjaan langsir utama yang dipadukan dengan dumper. Alat ini mampu menarik seluruh rangkaian kereta atau satu unit kereta terbuka berkapasitas tinggi ke posisi yang diperlukan, serta mendorong kereta kosong yang telah selesai dibongkar keluar dari platform dumper menuju platform transfer atau jalur kereta kosong di permukaan tanah. Penarik kereta berat dengan lengan samping dapat memastikan kereta terbuka melintasi di bawah pengendalian yang terkendali dan sesuai dengan persyaratan departemen perkeretaapian. Penarik truk berat dengan lengan samping juga dapat dipadukan dengan dumper tipe C untuk mewujudkan proses pengerjaan langsir secara otomatis dan meningkatkan tingkat otomatisasi pada jalur pembongkaran.
1.2. Makna model
ZD**##-&&&&/@@
ZD------pemburu berat
**-------Dumper gerbong tunggal S; dumper gerbong ganda D
##--------Merancang kode
&&&&----Berat traksi maksimum (t)
@@------Langkah maksimum dari shunter
1.3. Karakteristik struktural
Penarik kendaraan berat terutama terdiri atas badan kendaraan, perangkat transmisi pergerakan, perangkat roda pergerakan kaku, perangkat kelompok roda penyeimbang, perangkat roda pandu, perangkat penarik, perangkat rel, perangkat pemisah otomatis, sistem hidrolik, perangkat penopang kabel, perangkat deteksi kecepatan dan posisi, serta komponen lainnya. Alat ini digerakkan oleh reduktor planet Libu dan motor frekuensi variabel AC, yang secara efektif memastikan bahwa penarik kendaraan berat dapat menarik kereta dengan operasi yang lancar.
1.4. Prinsip kerja
Penarik kereta berat merupakan peralatan pengerjaan utama yang dipadankan dengan dumper. Untuk mempermudah penjelasan mengenai prinsip kerja penarik kereta berat, sebagai contoh akan diambil jalur operasi putar balik pada dumper satu kereta: gondola tanpa beban yang telah diparkir di dalam dumper setelah ditumpahkan pada siklus kerja sebelumnya diberi nomor kendaraan No.1; gondola berat yang akan ditumpahkan diberi nomor kendaraan No.2; dan gondola berat yang digandengkan dengan kendaraan No.2 diberi nomor kendaraan No.3. Prosedur operasinya adalah sebagai berikut:
1.4.1. Lengan dari alat penarik kereta berat turun, kemudian bergerak mundur dengan kecepatan rendah untuk melakukan penyambungan dengan kereta 2 (set roda pada bogie depan kereta 2 dijepit oleh penjepit roda).
1.4.2. Lokomotif penarik kereta berat harus menarik rangkaian kereta untuk bergerak maju dengan kecepatan sedang sehingga kopling antara kendaraan No. 2 dan No. 3 berada pada posisi pemisahan yang ditentukan (kelompok roda bagian atas dari bogie depan kendaraan No. 3 berada pada posisi penjepit roda).
1.4.3. Lepaskan kopling antara kendaraan 2.3 (penjepit roda menjepit set roda pada bogi depan kendaraan 3).
1.4.4. Lokomotif penarik kereta berat harus menarik kereta No. 2 ke posisi di atas dumper dan menghubungkannya dengan kereta No. 1.
1.1.5. Lokomotif penarik kereta berat dan kereta 2 secara otomatis terlepas, kemudian mendorong kereta 1 keluar dari badan dumper dan mengirimkannya ke platform pemindahan untuk penempatan.
1.1.6. Lokomotif penarik kereta berat dan kereta nomor 1 secara otomatis terlepas, lalu mundur hingga mencapai jarak aman tertentu. Pada saat yang sama, badan dumper kereta diputar balik dan dikembalikan ke posisi nol.
Pada titik ini, satu siklus pemindahan kereta selesai dan siklus berikutnya dimulai.
1.5. Seri produk
Sesuai dengan berbagai kapasitas traksi, produk ini mampu menarik kereta dengan berat 2.500–6.000 ton. Setiap kenaikan 500 ton dianggap sebagai satu tingkat, dan untuk kereta dengan berat lebih dari 6.000 ton. Silakan hubungi kami.
2. Parameter teknis utama
Lihat Tabel 7-1 untuk parameter teknis utama dari lokomotif penarik kereta berat ZD.
Tabel 7-1
| Data Teknis Utama Penembak Berat Tipe ZD | |||
| Cocok untuk bodi tipper satu gerbong | Cocok untuk bodi tipper kereta gandeng | ||
| Traksi (t) | 2500-6000 | Traksi (t) | 2500-6000 |
| Stroke (m) | 40-80 | Stroke (m) | 40-80 |
| Kecepatan traksi (m/s) | 0,1-1,3 | Kecepatan traksi (m/s) | 0,1-1,3 |
| Jarak lintasan (mm) | 4700 | Jarak lintasan (mm) | 5350 |
3. Garis besar peralatan dan dimensi struktural
Lihat Gambar 7-1 untuk gambar umum peralatan shunting kendaraan berat zds1-4000 dan Gambar 7-2 untuk gambar dasar peralatan shunting kendaraan berat zds1-4000.


4. Metode seleksi
Tentukan bentuk lokomotif penarik kendaraan berat yang akan dipasangkan sesuai dengan bentuk badan dumper, tentukan tonase yang harus ditarik oleh lokomotif penarik kendaraan berat berdasarkan jumlah rangkaian kereta yang memasuki pabrik setiap kali, dan tentukan jarak tempuh maksimum lokomotif penarik kendaraan berat sesuai dengan tata letak menyeluruh. Secara umum, panjang jalur operasi putar balik dapat berkisar antara 50–50 meter, dan jarak tempuh perlu ditambah sebesar 8–10 meter apabila dilengkapi dengan peralatan pengambilan sampel batu bara.
5. Lingkup pasokan
Ruang lingkup penyediaan meliputi badan peralatan, perangkat penggerak, sistem hidrolik, sistem kelistrikan, suku cadang, alat khusus, dan lain-lain.
: halaman berikutnya